Senin, 08 Desember 2014

Jenis arus listrik | Arus listrik untuk LED



Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik diukur dalam satuan Coulomb/detik atau Ampere.

Jenis-jenis Arus listrik

Arus listrik Searah
                Arus listrik searah (Direct Current atau DC) adalah aliran elektron dari suatu titik yang energi potensialnya tinggi ke titik lain yang energi potensialnya lebih rendah.

Arus searah dulu dianggap sebagai arus positif yang mengalir dari ujung positif sumber arus listrik ke ujung negatifnya. Pengamatan-pengamatan yang lebih baru menemukan bahwa sebenarnya arus searah merupakan arus negatif (elektron) yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Aliran elektron ini menyebabkan terjadinya lubang-lubang bermuatan positif, yang “tampak” mengalir dari kutub positif ke kutub negatif.
DC merupakan  singkatan dari direct current yang artinya arus listrik searah,dan AC singkatan  dari alternating current yang artinya arus listrik bolak balik .Listrik DC dapat dihasilkan oleh sumber arus listrik searah dari proses kimiawi , seperti baterai dan akumulator .Selain itu ,listrik DC juga dapat dihasilkan oleh generator arus searah .Adapun listrik AC pada umumnya dihasilkan oleh generator arus bolak balik .Sebagai contoh ,arus listrik AC yang dibangkitkan  oleh generator.
1.Penggunaan listrik DC dalam kehidupan sehari hari

Arus DC atau kepanjangan dari Direct Curren adalah merupakan arus searah dimana arus ini harus benar-benar searah dan memiliki kutup positif dan negatif atau lebih dikenal lagi plush minusnya simbul + dan simbul -, Arus CD disini benar-benar sudah disearahkan dengan menggukanan rangkaian penyearah seperti adaftor, fungsi penyearah disini dipakai untuk komponen-komponen elektronika seperti: IC, Resistor, Capasitor, Transistor dan lainnyanya yang semuanya itu menggunakan arus searah.
Akumulator merupakan sumber arus listrik  searah(DC).Salah satu penggunaan akumulator adalah pada kendaraan bermotor,seperti pada mobil  dan sepeda motor.Dalam rangkaian listrik DC yang dihasilkan  oleh akumulator hanya terdapat dua lampu depan dan dua lampu belakang.Namun ,pada kenyataannya sebuah mobil umumnya menggunakan lebih dari empat lampu.Selain rangkaian untuk lampu,terdapat juga rangkaian listrik untuk menyalakan klakson,untuk menyalakan radio tape,dan alat elektronik lainnya .Jadi sebenarnya  rangkaian listrik DC di dalam mobil sangat rumit.Setiap mobil dilengakapi dengan sebuah dinamo ,yang berfungsi membangkitkan energi listrik untuk mengalirkan arus listrik ke dalam akumulator .Jika mesin mobil ataupun sepeda motor dinyalakan ,secara otomatis dynamo akan membangkitkan arus listrik .Jadi kita tidak perlu khawatir dengan energy listrik di dalam akumulator akan cepat habis ,kecuali terdapat kerusakan dynamo ataupun kerusakan pada akumulator.

Arus listrik bolak-balik
Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN. beda halnya dengan standard Tegangan untuk Negara lainnya. Oleh karena itu belum tentu elektronika-elektronika yang ada di indonesia dapat di operasikan di negara lain, seperti misalnya TV buatan indonesia untuk di konsusmsi di Indonesia nah kali kita bawa ke negara lain belum tentu bisa di operasikan, di karnakan beda untuk tegangan jala-jala listriknya. Arus AC ini biasanya di dapat dari generator listrik dimana generator listrik ini dapat di operasikan melalu beberapa cara untuk menggerakkannya, seperti PLTU (PEmbangkit Listrik Tenaga UAp), PLTG ( Pembangkit Listrik Tenaga Gas) dan lainnya-lainnya. banyak hal yang dapat kita gunakan untuk menggerakkan Generator listrik sebagai media untuk penggeraknya, misalnya saja kita bisa memanfaatkan aliran air di sungai, ataupun aliran air terjun dan sebagainya. Nah dari generator listrik inilah nantinya tegangan-tegangan yang di hasilkan akan kecilkan lagi yang umumnya menggunakan trafo pembagi tegangan.Di tiang-tiang listrik ada terdapat beberapa trafo, nah trafo inilah yang nantinya menghasilkan tegangan standard 220 Volt. yang dapat di konsumsi oleh kita dan peralatan elektronika lainnya
Jadi kesimpulannya bahwa arus AC itu di gunakan untuk rangkain-rangkain AC dan Arus DC itu digunakan untuk Rangkaian-rangkain DC, seperti Elektronika berupa TV, RADIO, TAPE dan lainnya. kedua arus tersebut sangat berkesinambungan dan saling membantu untuk dunia Elektronik.
Lisrtrik untuk led
LED (Light Emitting Dioda) merupakann salah satu jenis dioda, sehingga hanya akan mengalirkan arus listrik satu arah saja.LED (Light Emitting Dioda) adalah dioda yang dapat memancarkan cahaya pada saat mendapat arus bias maju (forward bias). LED (Light Emitting Dioda) dapat memancarkan cahaya karena menggunakan dopping galium, arsenic dan phosporus. Jenis doping yang berbeda diata dapat menhasilkan cahaya dengan warna yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar